Jual Roti Buaya Di Cilandak | Ketika hendak mengadakan acara pernikahan maka roti buaya adalah symbol yang tepat untuk menghadirkan kesetiaan diantara kedua pasangan. Roti buaya memang kerap kali digunakan oleh masyarakat untuk menjadi symbol kesetiaan satu sama lain sehingga dalam pernikahan hanya akan ada 1 orang istri dan suami saja seumur hidupnya, sama seperti buaya yang hanya memiliki 1 pasangan saja selama hidupnya. Namun dalam menemukan roti buaya bukan hal yang mudah. Ketika mencari pada toko-toko roti dipasaran sangat sulit menemukan toko roti yang Jual Roti Buaya Di Cilandak. Hal tersebut karena menurut mereka, minat dari masyarakat yang masih terbilang kurang menyebabkan mereka belum mau untuk memulai bisnis roti buaya.

Perubahan Jual Roti Buaya Di Cilandak

Padahal perlu diketahui bahwa dampak Jual Roti Buaya Di Cilandak sangatlah positive. Salah satunya adalah melestarikan budaya masyarakat khususnya Betawi. Perkembangan roti buaya sudah sangat jauh berbeda dengan roti buaya yang dijual pada jaman dahulu kala, dimana tekstur roti buaya itu sendiri sudah mengalami beberapa kali perubahan. Dimana jaman dulu roti buaya tidak untuk dikonsumsi melainkan hanya untuk di pajang saja selama acara berlangsung dan didiamkan hingga termakan oleh belatung. Ukuran dan besar dan berat juga menyimbolkan bahwa roti buaya memang tidak untuk di konsumsi selain juga rasanya yang hambar.

Namun berbeda dengan jaman sekarang, dimana Jual Roti Buaya Di Cilandak dibuat seenak mungkin, tekturnya yang lembut dengan berbagai macam isian yang lezat dibuat agar para penikmatnya semakin dapat menikmati roti buaya tersebut. Beratnya juga tidak lagi berat karena tekstur roti buaya yang sengaja dibuat lembut seperti roti kebanyakan pada umumnya. Selain itu terdapat tambahan kismis atau buah lain untuk mempercantik tampilan dari roti buaya tersebut yang biasanya dibuat untuk hiasan mata agar tampak seperti aslinya.

Perkembangan roti buaya ini memang sempat menjadi pro dan kontra tersendiri, namun apapun itu sebaiknya dilihat dari sisi baik dengan tetap melestarikan budaya setempat.