Pesan Nasi Tumpeng di Menteng – Mencari katering yang menerima pesan nasi tumpeng di Menteng Jakarta Pusat tidaklah sulit, sebab permintaan akan nasi ini terus ada mengingat di setiap acara pasti membutuhkan nasi ini. Penggunaan nasi tumpeng sendiri sudah dilakukan sejak zaman dahulu hingga sekarang, dimana setiap lauk yang digunakan memiliki arti yang melambangkan kehidupan. Namun tidak semua orang mengetahui asal-usul nasi ini, apalagi nasi tumpeng sendiri memiliki berbagai macam jenis. Karena itu berbeda acara maka berbeda pula nasi tumpeng yang digunakan. Oleh sebab itu Anda tidak dapat asal saja memesan nasi tumpeng, karena itu sesuaikan acara dengan nasi tumpeng yang dipesan. Akibat perkembangan zaman yang semakin maju, kini nasi tumpeng telah mengalami berbagai macam perubahan salah satunya adalah modelnya.

Pesan Nasi Tumpeng di Menteng

Sejarah nasi tumpeng

Dahulu nasi tumpeng digunakan oleh masyarakat Jawa dan sekitarnya seperti Madura dan Bali sebagai persembahan pada gunung-gunung, hal ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang mendiami gunung tersebut.  Karena leluhur dianggap sebagai penjaga, aktivitas seperti ini dilakukan sejak lama sebelum agama masuk ke Nusantara pada saat itu. Setelah agama Hindu masuk, pembuatan dan penggunaan nasi tumpeng mengalami perubahan yaitu dalam bentuk nasinya. Dimana nasi tumpeng berbentuk kerucut ada pada masa agama Hindu masuk, bentuk kerucut sendiri diyakini sebagai tiruan dari bentuk gunung Mahameru yang dianggap sebagai tempat tinggalnya dewa-dewi dalam kepercayaan mereka. Tetapi setelah agam Islam masuk, nasi tumpeng disesuaikan dengan aturan Islam sehingga jadilah nasi tumpeng sekarang.

Jenis nasi tumpeng

Berikut beberapa jenis nasi tumpeng yang mempermudah Anda dalam memesan nasi tumpeng sesuai dengan acara yang akan digelar, yaitu:

  1. Tumpeng robyong yaitu nasi tumpeng yang ada pada acara siraman yang merupakan acara pada pernikahan adat Jawa, tumpeng jenis ini akan diletakkan di dalam bakul dan diberikan berbagai macam sayuran di sekelilingnya. Pada bagian puncaknya diletakkan telur, terasi, bawang merah, dan cabai merah.
  2. Tumpeng nujuh bulan yaitu tumpeng yang disajikan pada acara tujuh bulan kehamilan, tumpeng ini menggunakan nasi putih dimana terdapat tumpeng besar yang dikelilingi dengan tumpeng kecil sebanyak 6 buah. Tumpeng ini diletakkan pada tampah yang diberikan alas daun pisang.
  3. Tumpeng pungkur yaitu tumpeng yang disajikan apabila terdapat orang lajar yang meninggal, tumpeng ini menggunakan nasi putih disertai dengan sayur. Tumpeng ini nantinya dipotong dengan cara vertikal dan diletakkan dengan membelakangi.
  4. Tumpeng putih yaitu tumpeng yang digunakan dalam acara yang sakral, tumpeng ini menggunakan nasi putih yang melambangkan kesucian pada adat Jawa. Karena itu ketika pesan nasi tumpeng di Menteng Jakarta Pusat sesuaikan jenisnya dengan acara yang digelar.