Roti yang sengaja dibuat seperti buaya ini tidak hanya disukai oleh kalangan anak-anak saja, namun kalangan dewasa juga tak mau ketinggalan untuk menikmati Roti Buaya Khas Betawi. Roti yang menjadi khas orang asli Jakarta ini sudah menyebar ke seluruh daerah di luar Kota Jakarta karena dijadikan sebagai symbol dalam sebuah perkawinan. Bagi warga betawi tentu saja tak asing dengan roti buaya karena roti buaya sebagai makanan khas daerahnya dan anda jangan mengaku orang betawi jika tidak pernah merasakan rasa roti buaya.

Dalam adat Warga betawi, roti buaya merupakan salah satu syarat yang harus ada bagi calon pengantin pria sebagai simbol dalam pernikahannya. Dengan menghadirkan Roti Buaya Khas Betawi, itu artinya pengantin pria menunjukkan kesetiannya kepada pengantin wanita. Sehingga rumah tangga mereka bisa langgeng dan hanya maut yang dapat memisahkan mereka.

Nah, bagi anda yang ingin merasakan sensasi rasa yang disuguhkan oleh Roti Buaya Khas Betawi, maka anda dapat membelinya di sebuah toko Royalsnackbox.com. Namun, jika nada ingin tahu bahan-bahan dan proses pembuatannya dapat mengikuti langkah berikut ini: untuk bahan-bahan anda dapat menyiapkan 500 gram tepung terigu cakra, 30 gram susu bubuk, 30 gram gula pasir, 30 gram blue band, 1 sendok makan gist, 500 cc air dan garam secukupnya. Adapun cara pembuatan roti buaya khas betawi yaitu campurlah bahan-bahan kering menjadi satu bagian, tuangkan air lalu aduk sampai merata kemudian masukkan blue band dan aduklah. Diamkan kurang lebih 40 menit sampai mengembang, potonglah adonan dan pulungi dengan bentuk menyerupai buaya, kemudian taruh diatas loyan dan biarkan mengembang sampai berwarna agak kecoklatan atau sampai matang. Pembuatannya mudah bukan? Oleh sebab itu, anda sebagai penduduk betawi harus bisa membuat roti buaya khas betawi untuk acara pernikahan putra anda.